Sosiologi Pertanian #Agribisnis


Agribisnis sebagai sistem sosial





Agribisnis sebagai sistem sosial karena agribisnis memiliki struktur sosial sendiri,yang berinteraksi baik dari interaksi sosial antar kelompok-kelompok dengan pribadi terkait , maupun interaksi sosial antara individu-individu dimana masyarakat terkait. Seperti halnya pada struktur diatas, industri hulu menyediakan bahan baku sebagai sarana pertanian untuk proses budidaya (usahatani) mulai dari penyedian pakan, pupuk, persemaian/peralatan, perbenihan, transfortasi, dan lain-lain. Kemudian hasil usahatani ditampung oleh agroindustri untuk dapat diolah untuk mendapatkan nilai tambah dari produk pertanian itu sendiri, dan agroindustri tersebut bias menghasilkan berupa makanan, retail, dan lain-lain, dan juga sebagai pemasok di swalayan, restoran, institusi lain.

Contoh : Pak Tono memiliki toko pupuk yang menyediakan berbagai jenis pupuk untuk usahatani padi, dan pak Rahmat adalah ornag yang melakukan usahatani padi, pak rahmat mengambil (membeli) pupuk dari pak Tono. Kemudian hasil usahatani pak Rahmat diambil (dibeli) oleh pengumpul padi yang akan dibawa ke agroindustri padi untuk diolah menjadi beras dan ada juga yang dibuat menjadi jenis makanan. Hal ini menunjukan suatu sistem agribisnis, yang memiliki struktur sosial yang menjadi sistem sosial.

Cara-cara merubah sistem sosial tradisional menuju modern yang telah dilakukan oleh pemerintah :

1.      Mensukseskan wajib belajar dan pendidikan gratis
Hal ini, diarahkan dan bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan pembangunan sektor ekonomi, dimana satu dengan yang lain saling berkaitan dan berlangsung dengan serentak. Pendidikan secara umum Indonesia pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia baik secara fisik maupun intelektual, sehingga mampu mengembangkan diri serta lingkungan dalam rangka merubah sistem sosial tradisional menuju modern. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah yaitu dengan “wajib bejar 9 tahun” dan pemberian beasiswa untuk siswa kurang mampu agar dapat bersekolah. Dengan pendidikan yang merata maka sistem sosial tradisonal akan bisa menuju ke sistem sosial modern dengan pengetahuan dan wawasan yang luas.
·         Peran pemerintah dalam hal ini yaitu sebagai pembentuk masyarakat berintelektual dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia)
·         Cara ini mampu mengubah sistem sosial tradisional menuju sistem sosial modern
2.      Koran Masuk Desa
Cara ini juga penting dalam proses mengubah sistem pertanian tradisional menuju sistem modern, karena dengan penyebaran informasi secara luas sampai ke pelosok dessa, dengan hal pemerintah memasok/menyediakan Koran untuk bahan penyebaran informasi yang bisa dibaca oleh masyarakat secara umum. Dengan pengetahuan yang luas maka masyarakat bersistem sosial tradisional akan menduplikat/meniru sistem sosial modern.
·         Penerapan pemerintah dalam pengubahan sistem sosial tradisional menuju modern yaitu  menyedia bahan bacaan, salah satunya yaitu Koran, untuk media penyebaran informasi.  
·         Cara ini dapat mengubah sistem sosial tradisional menuju sistem sosial modern, karena tersebarnya informasi secara umum maka masyarakat dapat mengetahui manfaat dari sistem sosial modern.
3.      Internet masuk desa
Cara ini juga bermaksud untuk penyebaran informasi secara global agar masyarakat desa yang pada umumnya memiliki sistem sosial tradisional dapat melihat dan menerapkan sistem sosial modern
·         Penerapan pemerinta menyedia saluran informasi sepeti menyediakan jaringan internet
·         Cara ini dapat mengubah sistem sosial tradisional menuju sistem sosial modern, dengan penyebaran informasi, tetapi cara ini beberapa desa belum mendapatkan jaringan internet, belum menyeluruh.
4.      Program kesejahteraan keluarga
Dengan adanya program kesejahteraan keluarga KB, maka masyarakat yang memiliki pemikiran banyak anak banyak rezeki akan berlalih ke dua anak lebih baik. Karena dapat memenui kebutuhan anaknya baik dari makan, maupun pendidikannya.
·         Peran pemerintah memberikan sarana informasi tentang KB agar mayarakat dapat dengan mudah mengetahuinya
·         Cara ini mampu mengubah sistem sosial tradisional ke sitem sosial modern

Macam-macam interaksi sosial beserta contoh berdasarkan kehidupan sosial wilayah tempat ada berada/berasal :

 i Macam-macam interaksi sosial :

11. Interaksi sosial antar kelompok-kelompok dengan pribadi terkait
Interaksi sosial kelompok dan kelompok dengan pribadi terkait, hal ini terjadi sebagai satu kesatuan kelompok yang salah satu orang dalam kelompok (individu) itu terkait denan kelompok lainnya (kelompok yang menjadi lawan interaksi).
Contoh :  Di kecamatan perbaungan mengadakan pertandingan sepak bola antar desa. Kelompok sepak bola desa Pasar Bengkel melawan kelompok sepak bola desa Melati. Budi adalah kempok sepak bola pasar bengkel, namun dia memiliki sahabat yang bernama ryan yang beranggota sebagai kelompok sepak bola Melati. Walupun mereka bersahabat namun mereka harus bersifat professional, yaitu membeli tim/kelompoknya dalam permainan sepak bola itu.
22.  Interaksi sosial antara individu dan individu dimana masyarakat terkait
Hal ini biasanya terjadi terutama apabila benturan antara kepentingan perorangan dan kepentingan kelompok (masyarakat).
Contoh : contoh yang dapat diambil adalah tentang ada beberapa suku di Indonesia yang mempunyai tradisi perawinan yang kuat sekali. Dimana pihak laki-laki harus memberikan mas kawin kepada pihak wanita. Mas kawin ini macam-macam bentuknya, ada yang berbentuk barang, ada yang dalam bentuk uang dalam jumlah banyak, ada yang hanya berupa sekedar sajadah dan aqur’an. Dan apabila seorang pria yang akan menikah tidak dapat memberikan mas kawin yang dimanta oleh keluarga sih wanita, maka akan terjadi konflik padahal tujuan mas kawin adalah syarat untuk menikah. Maka muncul persoalan kawin lari, walaupun hal ini masalah pribadi (keluarga) tapi jelas bahwa  masyarakat dalam hal ini terkait karena persoalan kawin lari bukan hanya persoalan antara lelaki dan si perempuan tersebut saja, tapi juga merupakan masalah mayarakat, karena sudah menyangkut pelanggaran terhadap tat tertib masyarakat setempat.



 



0 Response to "Sosiologi Pertanian #Agribisnis"

Post a Comment

My Blog List

My Blog List